0 komentar

Indonesiaku

Disini ku berdiri
Diatas tanah air negeriku
Memandang nikmatnya alam
beraneka suku dan budaya
Keindahan dimata dunia

Ku yakin dan kupercaya bahwa kedamaian slalu berpihak
Pada kami dan negeri Ini

Bumi Pertiwiku yang kucinta
Milik kami dan negeri ini
Indonesiaku negeri merdeka
Warisan luhur pahlawan bangsa
tanah subur indah bak permata
maha karya Agung Sang Pencipta

Takkan ku biarkan
Siapapun mengusikmu
Mencoba melukai keutuhan negeriku
Walau harus sengasara
Terluka dan terhina
Kau kan selalu terjaga dengan seluruh dayaku
Karna engkaulah......
Kehormatanku
Indonesia, kumilikimu dengan bangga
Karna engkau lah Indonesiaku

Kita punya sebuah mimpi
Mencari arti dalam sebuah titik
Yakinkanlah diri untuk menggapai semua
satukan cita untuk menoreh cita
Kita bersma berjalan dalam satu asal
Bahu membahu untuk membangun bumi Pertiwi

Melukiskan kisah yang ada
Marilah bersatu
Mewujudkan cita-cita bangsa
Hanya untuk
Indonesiaku Tercinta

Negeriku
Terhampar luas tanah membentang
Membekaskan sebuah cerita
Bangsaku
Ragam budaya nan ciri khasmu
Buat ku kagumi mu selalu
Indahnya Indonesiaku
Kemanapun ku pergi
Hatiku disini

Kan ku bangun dirimu
dengan mimpiku
berbhakti padamu , Negeriku
Takan ku lepas
Takan ku lupa
Jiwa Ragaku
Untuk, Indonesiaku....

-Dibuat berdasarkan beberapa lagu-
Jakarta,10 Febuari 2015
23:45
Sri Utanti

0 komentar

Janji Pusaka, B.J Habibie

Malam ini
Ku teringat sosok nan jauh
Sosok motivator sekaligus inspirator bagiku
Sosok yang sangat aku banggakan
Sosok yang mengajarkanku rasa cinta
Cinta pada negeri ini
Sebuah janji yang terucap dari mulutnya
Membuat hatiku bergetar

SUMPAHKU

Terlentang, jatuh, perih, kesal, Ibu Pertiwi engkau pegangan
Janji pusaka dan sakti
Tanah tumpah darahku
Makmur dan suci
Hancur badan, tetap berjalan
Jiwa besar dan suci, membawa aku padamu
Padamu Indonesia, Makmur dan suci

Aachen 
B.J. Habibie 

Ya,janji ini
Janji seorang mahasiswa ditanah orang
Yang membuatku lari dari keputusasaan
Semangat yang tumbuh dari janji ini
Membuat semangatku tumbuh kembali
Semangat untuk membangun Indonesia
Bersama kawan-kawanku 
Bersama seluruh rakyat Indonesia
Janji ini menjadi pegangan untukku
Untuk terus berjuang
Untuk Ibu pertiwi

Jakarta , 03 Febuari 2015
 21: 16 
Sri Utanti

0 komentar

Semu, tapi Nyata

Hari ini menjadi sebuah harapan
Tak diketahui kemana akan beranjak
Tak tahu pula dimana keberadaanya
Namun ia selalu ada dalam rasa ini

Hari ini menjadi saksi kehidupan
Bahwa semut-semut kecil itu sedang mencari arah jalan
Menuju sebuah tujuan
Tujuan yang semu , namun nyata

Semut-semut kecil itu sedang berlomba
Mencari jalan yang benar
Semangat mereka berkobar
Seperti api yang sedang menyala

Mereka memiliki harapan yang tak pernah mati
Harapan itu layaknya lilin yang terus menyinari
Jika lilin itu mati 1 , namun lilin lain akan tetap menyinari
Itulah harapan, selalu menyinari

Harapan itu menjadi sebuah mimpi
Mimpi yang indah bagi kami
Mimpi yang membuat harapan semakin menyala
Mimpi dan harapan selalu bersatu
Saling melengkapi

Diluar sana , ada yang menunggu
Rasanya, harapan itu telah menjadi nyata
Namun dibelakang sana semut-semut itu masih berjuang
Mereka terus berjuang agar bisa menemui si penunggu

Penunggu harapan itu sangat setia
Hingga akhirnya semut-semut itu menemukan arah jalan yang benar
Mereka telah datang
Ya, mereka datang
Bukan membawa harapan
Namun,memberikan cahaya yang terang untuknya
Menjadikan harapan semu itu menjadi nyata
Ya, Indonesia menunggumu dengan sejuta harapan
Dan kamulah semut-semut itu yang sedang berjuang untuk negeri ini
Berjuanglah bersama-sama untuk menjadikan harapan itu nyata
Memberikan secercah cahaya bagi tanah air tercinta
Untukmu, Indonesia

Jakarta, 02 Febuari 2015
19:11 
Sri Utanti

0 komentar

Ibu

Ibu...
Langkah kaki ini berjalan, terus berjalan
Menuju sebuah tempat yang entah bagaimana rupanya
Langkah kaki ini selalu menemaniku
Untuk berjalan bersamamu

Pagi hari ini...
Aku temukan gemerlap cahaya dari timur
Terang sekali bu...
Sungguh, aku terpesona melihatnya
Lalu, ku tanya pada diriku
Apakah itu ?
Sunyi, tak ada yang menjawab
Hanya gemericik air sungai dan burung-burung yang bersiul
Namun, aku terus melihat cahaya itu
dan, Aku telusuri mengikuti arahnya
Tak ku temukan apa-apa dibalik semua itu
Hingga akhirnya...
Aku bertemu dengan tempat yang tinggi
Dan mereka menjawab semua pertanyaanku dengan sebuah isyarat
Aku bingung...
Sentak, aku berfikir bahwa itulah ibuku
Yang ternyata selalu mengelilingiku dengan sejuta pesonanya
Ternyata, ibuku selalu berada disampingku
Dimanapun aku berada, dia pasti ada
Dengan syukur yang tak terhingga
Aku sadar
bahwa Ibu memiliki sejuta sisi keindahan
Tuhan sanggatlah baik kepada kami

Kekayaan alam yang ibu miliki
Membuat kami selalu memanjatkan syukur atas semua rahmat ini
Betapa bangganya diriku
Memiliki ibu seperti ini

Dan...
Tuhan memberikan kesempatan bagi kami
Untuk menjaganya
Aku bertekad untuk terus menjaganya... terus menjaganya
hingga akhir hayatku

Aku berjanji bahwa jiwa dan raga ku hanya untukmu...
Aku akan mendharma-bhaktikan hidupku untukmu...
Untukmu... Ibu Pertiwi

Jakarta, 26 Januari 2015
20:33

Sri Utanti

0 komentar

Bangsa Yang Berani Berjuang

Indonesia
Jauh terngiang bayangan beratus tahun lalu
Penuh warna
Gelap.
Namun juga terang
Warna itu membekas hingga kini
Membekas di tiap-tiap sudut kehidupan
Warna itu memberikan secercah cahaya terang
Untuk masa depan
Berabad-abad hidup dalam suka dan duka bersama
Menerpa semua masalah
Dengan penuh jiwa dan raga
Tanpa imbalan apapun
Hanya ingin satu kata "MERDEKA"
Perjuangan telah usai
Kemerdekaan telah didapat

Namun...
Untuk para pejuang kini
Perjuanganmu belum usai
Perjalanan kita masih panjang
Tak tahu seberapa jauh lagi perjuangan kita
Mempertahankan kemerdekaan
Membangun bumi pertiwi

Berat ? Memang.
Tetapi itulah...
Wujud syukur kepada Tuhan
dan juga kepada para pahlawan

Bapak Marhaen berkata

"Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah,
Perjuanganmu lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri"

"Melawan bangsamu sendiri"
Penuh makna.
Melawan tanpa lelah
Semua masalah bangsa
Bersama mewujudkan bangsa yang sejahtera

Kini...
Janji kemerdekaan berada dipundak kita
Satu persatu mulai terpenuhi
Belum sempurna.
Memang
Disinilah...
Perjuangan baru akan dimulai
Generasi muda pengendalinya

Berjuanglah...
Untuk Indonesia


Demikianlah besarnya hati bangsa yang menjadi kuat
Demikianlah besarnya hati bangsa yang berani berjuang
dan mengerti tiap-tiap perjuangan adalah menghantam dan dihantam
demikian besarnya hati satu fighting nation yang mengerti bahwa baginya tidak lekas datang journey's end.
Ya, belum ada journey's end  bagi kita,perjuangan kita belum usai
Pembangunan pun menunggu bertimbun-timbun
Bangkitlah kembali bangsaku
Nyalakanlah kembali dalam jiwamu apa yang dinamakan...
Semangat Proklamasi

(Pidato Soekarno, 17 Agustus 1950 di Jakarta)

Jakarta, 30 Oktober 2014
20:03

2 komentar

Nederlandse en liefde

Belanda.
Satu kata yang penuh makna bagi Indonesia dan tentu bagiku pula.
3 abad "Belanda" meninggalkan jejak di bumi pertiwi.
Hanya karena terpikat oleh kekayaan negeri ini, ia mampu berdikari 300 tahun lamanya.
Rempah-rempah penghangat tubuh yang dibutuhkannya
Rempah penyebab ia bertahan di bumi pertiwi
Namun...
Satu kesalahannya..
Ia tak ingin pergi dari Negeri ini...
Membuat secercah sejarah untuk Indonesia
3 abad lamanya...
Para rakyat Indonesia hidup dibawah pemerintahan negeri tulip
Sakit menjerat seluruh rakyat
Para pejuang dan rakyat berjuang demi sebutir nasi untuk kehidupan
Mereka tak lupa bahwa alam Indonesia sangat kaya
Namun.... Belanda lah yang menjadikan rakyat seperti ini
Hingga saatnya....
Dia pergi dari Indonesia untuk sesaat
Dia kembali lagi...
Setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaan
Ingin merebut kembali bumi pertiwi
Gagal.
Belanda telah gagal.
Gagal oleh semangat para rakyat Indonesia.

Belanda. Satu kata yang tidak terlepas oleh sejarah.
Mungkin, orang berkata lain.
Orang berkata bahwa Belanda lah yang menyebabkan Indonesia sengsara. Memang benar.

Namun...
Tidak bagiku...
Belanda mengajarkan padaku rasa CINTA pada tanah airku
Jikalau tidak ada Belanda, mungkin aku akan terus terjerat oleh arus global dunia ini
Belanda mengajarkanku cinta.
Cinta yang berbeda dari yang lain
Dari Belanda... aku ingin menggapai mimpi-mimpi ku
Aku ingin menginjakan kaki ke Negeri Tulip
Menimba ilmu disana...
Lalu pulang, membawa segudang ilmu untuk negeriku tercinta, Indonesia
Belanda tidaklah lepas dari benakku
Sama seperti Indonesia yang selalu berada di Jiwa,Hati,serta Pikiranku
Belanda dan Indonesia layaknya sepasang kekasih yang mengobarkan semangatku
Semangat untuk masa depan ku

Kutulis dengan tinta emas ,Indonesië en Nederland...

Entah berapa tahun lagi aku menginjakan kaki ke Negeri Kincir Angin
Hanya Tuhanlah yang tahu
Aku hanya berdoa dan berusaha
Semoga Dia mengabulkan semua permohonan ku untuk tanah air dan masa depanku.
Ik hou van Indonesië en Nederland

-Jakarta, 26 Oktober 2014
20:21

0 komentar

Sejarah Baru Telah di Mulai

Euforia pesta demokrasi telah usai. Semua kembali menjalankan aktivitas sebagai Warga Negara Indonesia tanpa perbedaan , Tak ada nomor 1 atau 2. Semua kembali seperti semula, Indonesia.
5 Tahun kedepan bangsa ini akan di Nahkodai oleh seorang Ir. Joko Widodo & Jusuf Kalla. Kemana kah bangsa ini akan berlayar ? Akankah bangsa ini berlayar hingga kembali seperti masa Sriwijaya ? Semoga. Semoga nahkoda bangsa ini akan membawa indonesia pada kejayaan.
Kami menanti janji-janji mu Nakhoda..
Menunggu waktu.... 1 atau 2 hari lagi Kabinet Indonesia Hebat akan di umumkan. Semoga mereka bekerja dengan hati dan menanamkan sikap cinta tanah air.

Tak lupa.. kami ucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada SBY yang 10 tahun lamanya memimpin negeri ini. Dari zaman sebelum masuk SD-SMA. Betapa lelahnya memimpin negeri yang memiliki segudang masalah ini. Untuk Pemerintah selanjutnya.. Lanjutkanlah program yang baik dan kembangkanlah, serta berilah keringat perjuanganmu untuk kami , kami rakyat yang membutuhmu.

Tak usah takut... Kau tidak menahkodai kapal pelayaran bangsa ini dengan sendiri. Kami para warga Indonesia dan Pemuda bangsa akan terus tetap berusaha untuk membangun negeri ini bersama-sama.
Ingatlah kata-kata ini...

"Entah bagaimana tercapainya persatuan itu, entah pula bagaimana rupanya persatuan itu, akan tetapi bahwa kapal yang membawa kita ke Indonesia Merdeka itu ialah Kapal Persatuan adanya!"-Soekarno

dan ingatlah

"Jangan tanyakan apa yang negara berikan padamu, tetapi tanyakan apa yang kamu berikan pada negara"-JFK

Mari.. Kita bersatu untuk membangun bumi pertiwi yang dicintai!
Selamat dan sukses untuk Indonesia baru!